Jilly Cooper's 'Rivals': The Inspiration Behind Rupert Campbell-Black

Gambar Jilly Cooper dan Andrew Parker Bowles

Pengaruh Nyata dalam Novel

Oke, siap! Aku udah baca artikelnya tentang Rupert Campbell-Black dari novel Rivals karya Jilly Cooper dan kisah aslinya yang ternyata terinspirasi dari mantan suami Camilla, Andrew Parker Bowles. Gimana ya, ternyata dunia sosialita Inggris ini rumit juga ya.

Jadi, aku udah ngerti semua detail tentang bagaimana Jilly Cooper mengambil inspirasi dari kehidupan flashy si Andrew Parker Bowles, seorang tokoh yang terkenal karena kegantengannya dan -- yah, ahem -- kegemarannya terhadap perempuan. Memang, kalau aku lihat Wikipedia-nya sih, Andrew Parker Bowles itu sempat jadi anggota Blues and Royals. Mungkin dia sempat perang di Zimbabwe, ya, karena dia mendapat penghargaan Queen's Commendation for Bravery. Hmm... Kalau aku ngebayangin, dia ini mungkin tipikal cowok yang keren gitu deh. Dan Jilly Cooper malah menggunakan beberapa elemen tersebut untuk karakter Rupert Campbell-Black, hotshot pembalap dan atlet polo.

Bukan Sekadar Fiksi

Gak cuma itu, Jilly Cooper bahkan menegaskan bahwa semua kecerobohan Rupert di novel ini berasal dari real-life inspirations. Kenapa aku nyebut menegaskan? Karena ini dia rahasia aku. Waktu pertama kali baca Rivals, aku malah ngira si Rupert ini asli hasil bayangan si penulis! Eh, ternyata terinspirasi dari orang beneran. Oke, berarti kita juga bisa menarik kesimpulan kalau Rivals bukan hanya sebuah novel, tapi mungkin juga sebagian autobiografi. Ya, bukan autobiografi si Jilly Cooper, tapi mungkin tentang sosok si Andrew Parker Bowles yang sebenarnya.

Hubungan Camilla dan Andrew yang Kompleks

Yang agak bikin shock adalah pernyataan Penny Junor, salah satu royal biographer paling berpengaruh. Kata dia, Andrew Parker Bowles itu memang famos banget karena kegemarannya main-main flirt dan hubungan asmaranya. Bahkan, it's been known kalau dia sering berulah saat sedang dalam commitment dengan Camilla. Ini sebetulnya pretty messed up, ya, apalagi karena kenyataan mereka memang sudah nikah waktu itu. Gak bisa ngebayangin kalau aku di posisi Camilla. Tapi hebatnya, despite the mess, Andrew dan Camilla masih bisa remain good friends despite their infidelity. Hmm, itu menunjukkan kalau pernikahan mereka memang bukan based on the "I do, I do" seperti yang dibayangkan orang, tapi lebih kepada fondness, atau maybe just pure understanding.

Pelajaran di Balik Kisah Para Bangsawan

Secara keseluruhan, artikel ini lumayan menarik dan memberikan insights baru tentang kehidupan para bangsawan Inggris, tentang sosok Camilla yang menarik. Aku baru ngerti kalau behind their smiles ada banyak cerita berat yang mereka hadapi. Ini mengajarkan kita untuk selalu melihat lebih dalam, jangan menilai hanya dari tampilan luar. Siapa tau, kita baru bisa menilai setelah kita ngalamin hal yang sama seperti mereka.

Posting Komentar untuk "Jilly Cooper's 'Rivals': The Inspiration Behind Rupert Campbell-Black"